Selasa, 17 April 2012


PENYAKIT-PENYAKIT ROHANI YANG MENYERANG GEREJA TUHAN SEBAGAI “TUBUH KRISTUS”
By : Ps Peter BS/HM

          Bait Allah dalam arti yang lebih luas adalah Tubuh Kristus yang terdiri dari berbagai macam anggota. Bait Allah adalah gereja yang bersatu dari berbagai macam  aliran dan organisasi gereja. Gereja yang memiliki Satu Kepala , yaitu Tuhan Yesus Kristus.

          Kalau di dalam tubuh kecil , tubuh jemaat secara pribadi sering dijumpai berbagai macam penyakit, maka dalam Tubuh Besar  yang disebut Tubuh Kristus juga sering dijumpai penyakit-penyakit rohani yang berbahaya. Penyakit-penyakit rohani itu bisa mengancam kelangsungan hidup Tubuh Kristus.

          Bila kita menggalang kesatuan diantara gereja Tuhan, berarti kita membangun terwujudnya Tubuh Kristus. Dan Tubuh Kristus yang sempurna adalah dambaan Tuhan di akhir jaman. Tuhan akan segera datang bila TubuhNya sudah terbentuk sempurna.

Menghadapi Serangan Roh Legion

          Apakah yang dimaksud dengan serangan roh Legion ?. Serangan roh Legion adalah serangan dari Kuasa kegelapan yang bisa berupa hasutan-hasutan lembut di dalam hati jemaat Kristen untuk tidak mau hidup rukun dan disatukan. Kebanggaan-kebanggaan individu, golongan , sekte, atau denominasi gereja kadang dijadikan alat pemecah belah Tubuh Kristus oleh roh Legion yang bekerja di akhir jaman.

          Kalau dahulu roh Legion ini menyerang orang Gerasa, sehingga orang itu merusak tubuhnya sendiri, mencabik-cabik daging sendiri, bahkan memukuli diri sendiri dengan batu;

Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai ,karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit, sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu ( Markus 5 ;2 – 5 )

Demikian pula di jaman sekarang ini banyak orang yang mengaku diri Kristen, tetapi tidak pernah bisa berdamai dan mengampuni. Menyebut diri Kristen tetapi dengan mudahnya membenci saudara seiman dan menghakimi sadara seiman. Orang-orang  sedemikianlah yang secara makrifat Allah terlihat dirasuki roh Legion. Yaitu orang-orang yang secara tiodak sadar mengkoyak-koyakkan Tubuh Kristus. Ini ibarat orang yang merusak tubuhnya sendiri.

          Jadi orang-orang yang tidak mau disatukan dalam satu kesatuan Tubuh Kristus inilah yang secara rohani disebut orang yang dirasuk roh Legion. Orang yang menyukai perbantahan, orang yang menyukai pertengkaran secara rohani terlihat memukul-mukul diri sendiri, mencabik-cabik diri sendiri.

          Dalam satu keluarga roh Legion bisa menyusup, misalnya ada anggota keluarga yang selalu tidak mau berdamai. Suami yang tidak mau berdamai dengan isteri atau sebaliknya. Atau anak-anak yang tidak mau berdamai dan sehati dengan orang tuanya. Maka keluarga itu menjadi seperti tubuhnya orang Gerasa yang dirasuk roh Legion.  Keluarga itu akan menjadi sangat kacau. Rantai dan belenggu aturan rumah tangga akan diputuskan dan dimusnahkan. Akhirnya keluarga dibayang-bayangi ketakutan, suasana mencekam seperi suasana pekuburan. Selanjutnya keluarga semacam itu akan mengalami kematian rohani.

          Lebih luas lagi roh Legion bisa menyusup ditengah-tengah perkumpulan jemaat suatu gereja. Misalkan dalam suatu persekutuan gereja ada kebencian diantara anggota jemaat, atau antara jemaat dengan pendetanya terjadi kebencian terselubung. Keadaan-keadaan semacam itulah yang disebut serangan roh Legion.

          Bahkan lebih besar lagi roh Legion juga menyerang Gereja Tubuh Kristus yang terdiri dari berbagai bangsa suku dan bahasa. Antar organisasi gereja saling membenci dan meyalahkan. Kadang orang Kristen sendiri sudah terpecah belah dan tanpa disadari mengkoyak-koyak tubuh sendiri.

          Supaya roh Legion itu tersingkir, maka orang harus memiliki kedewasaan iman. Sifat kelapangan dada, dan rela mengampuni dengan tulus. Memiliki tabiat pendamai dan mau dirukunkan. Untuk bisa berdamai maka orang harus menghargai Korban Kristus. Jangan melihat seseorang karena kelemahannya. Bahkan jika kita melihat sesuatu yang kurang dalam diri orang lain, maka kuajiban kitalah untuk memperbaikinya.

Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilainya demikian.(  2 Korintus 5 ; 16 )

Jadi untuk bisa berdamai dan mengalahkan roh Legion diperlukan kedewasaan iman. Dengan cara mau disatukan  tanpa memandang kelemahan orang lain. Sebab jika yang dipandang adalah kelemahan orang lain, maka selamanya orang tidak bisa disatukan. Karena pada hakekatnya setiap manusia memiliki kelemahan, dan tiap manusia pernah berbuat dosa. Teladan korban Kristus telah mendahului, Dia mati dan berkorban bukan untuk orang baik-baik, melainkan untuk memberi ampun pada orang yang berdosa. Bahkan kelebihanNya Dia berikan kepada yang berdosa supaya orang berdosa diselamatkan.

Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diriNya oleh Kristus dengan tidak memperhatikan pelanggaran mereka. ( 2 Korintus 5; 19a )

Inilah prinsip Kesatuan Tubuh Kristus yaitu orang-orang yang mau disatukan tanpa memandang kelemahan orang lain, tetapi dengan memandang salib Kristus. Orang-orang yang mendekat kepada Tuhan dengan mengabaikan segala macam batu sandungan.


Roh Legion Melampiaskan Kemarahannya

          Selanjutnya diceritakan dalam Markus 5; 12 – 13 , bahwa roh Legion yang terusir dari orang Gerasa,meminta pindah ( tumbal ) atas sembuhnya orang Gerasa.

Lalu roh-roh itu meminta kepadaNya katanya ;” Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarlah kami memasukinya!”. Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.

Ternyata untuk menyelamatkan jiwa satu orang Gerasa, Tuhan mengorbankan dua ribu ekor babi. Ini mengisyaratkan kepada kita bahwa harga kesatuan itu sangatlah mahal. Satu orang yang terbebas dari roh Legion, lebih mahal dari dua ribu ekor babi. Satu orang yang bertobat dari dosa kebencian dan mau dirukunkan dan disatukan nilainya sangat mahal. Bahkan harga kesatuan ini lebih mahal dari dunia dan isinya, karena pada hakekatnya kedamaian dan kesatuan itu senilai dengan Darah Kristus.

          Dua ribu ekor babi yang menjadi korban ini adalah gambaran dari orang-orang Fasik, yang hidupnya tidak pernah mau dirukunkan. Gambaran dari orang yang tidak sungguh-sungguh mengikut Kristus. Orang-orang semacam ini diijinkan oleh Allah tenggelam dalam kesukaran hidup.

          Rasul Petrus pernah menyebut dalam suratnya bahwa yang dimaksud dengan babi-babi adalah orang-orang yang mengenal Kristus tetapi suka berkubang dalam beceknya lumpur dosa.
          
Sebab jika mereka,oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan juru selamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk daripada yang semula……Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini ;” Anjing kembali lagi ke muntahannya dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya “.

          Roh Legion akan tersingkir apabila orang-orang kudus mau bersatu, hidup rukun dan damai. Tetapi orang fasik yang tidak mau diperdamaikan, menyukai perbantahan dan masih suka terlibat dalam dosa dunia akan tenggelam dalam kesukaran hidup.


Penyakit Kusta Rohani

          Penyakit kusta secara lahiriah adalah suatu penyakit yang pada akhirnya bisa mencerai- beraikan anggota tubuh. Anggota tubuh yang terkena penyakit kusta akan membusuk dan akhirnya patah dan terlepas dari bagian tubuh. Secara detail penyakit Kusta ini ditulis dalam Kitab Imamat pasal 13. Dalam hukum Taurat penyakit kusta disebut penyakit yang Najis.

Orang yang berpenyekit kusta harus berpakaian cabik-cabik, rambutnya terurai dan lagi ia harus menutupi mukanya sambil berseru ; Najis, Najis. Selama ia kena penyakit itu ia tetap najis; ia harus tinggal terasing, diluar perkemahan itulah tempat kediamannya. ( Imamat 13; 45-46 )

          Secara Taurat orang yang terkena Kusta adalah najis dan harus diasingkan. Arti Rohani dari penyakit kusta adalah suatu penyakit yang menggerogoti kesatuan tubuh Kristus. Kuasa najis yang mencerai-beraikan kebersamaan  dan kerukunan dalam Tubuh Kristus.

          Penyakit kusta secara rohani ini terjadi pada anggota-anggota tubuh Kristus ( Jemaat ) yang tidak bisa menjaga kekudusan hidup. Kusta rohani terjadi kalau seseorang membiarkan diri berlarut-larut dalam dosa tertentu tanpa ada satu pertobatan. Orang-orang yang merasa dirinya Kristen tetapi tidak pernah bisa menjaga kekudusan hidup. Hidupnya penuh tipu-muslihat, hidup dalam kebencian, dalam kecemaran dan tidak ada tanda-tanda untuk memperbaiki diri. Orang semacam inilah yang secara rohani terlihat sakit kusta

           Itulah sebabnya orang yang terkena kusta rohani disebut najis, dan apabila tidak secepatnya bertobat  maka dia akan lepas dari keanggotaan Tubuh Kristus.

          Kalau secara lahirian dahulu orang yang terkena  penyakit kusta, atau ada tanda-tanda penyakit kusta maka harus diperiksa oleh imam. Begitu kelihatan seseorang meiliki tanda-tanda penyakit kusta dia akan dikurung oleh imam selama tujuh hari, untuk melihat perkembangannya.

Pada hari yang ketujuh haruslah imam memeriksa dia; bila penyakit itu menjadi pudar dan tidak meluas pada kulit, imam harus mengurung dia tujuh hari lagi untuk kedua kalinya. Kemudian pada hari yang ketujuh haruslah imam memeriksa dia untuk kedua kalinya; bila penyakit itu menjadi pudar dan tidak meluas pada kulit, imam harus menyatakan dia tahir. ( Imamat 13 ; 5 – 6 ).

          Ini mengandung arti rohani , bila seseorang kedapatan mengidap kusta rohani yaitu berlarut-larut dalam suatu jenis dosa kenajisan, maka orang tersebut masih diberi waktu oleh Allah untuk memperbaiki sikap, untuk menghilangkan kusta rohani tersebut.

          Jadi kusta rohani adalah dosa yang dilakukan oleh anggota Tubuh Kristus / jemaat yang melakukan dosa secara berturut-turut ( semacam kecanduan ) dan berlarut-larut. Dosa semacam inilah yang menyebabkan seseorang menjadi najis dan harus diasingka( dipatahkan ) dari perhimpunan orang-orang kudus. Apabila kusta rohani ini terjadi( seseorang tidak bisa menghentikan dosa candunya ) maka ada saatnya orang semacam itu dipatahkan dari keanggotaan Tubuh Kristus. Dalam 2 Petrus 2 ; 20 – 22 orang-orang semacam ini digambarkan seperti babi-babi yang menjadi korban bila orang Gerasa disembuhkan dari roh Legion.

          Jenis dosa yang berlarut-larut diperbuat inilah yang disebut penyakit kusta rohani ( dosa candu ). Yang pada gilirannya menyebabkan orang yang terkena dosa jenis ini  akan diasingkan atau dipatahkan dari keanggotaan Tubuh Kristus, akan terasing dari perkumpulan orang-orang kudus.

Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau , cukillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.( Matius 5 ; 29 – 30 )

Jadi anggota tubuh Kristus atau orang-orang kristen yang dilanda dosa jenis atau dosa candu atau berlarut-larut dalam suatu perbuatan dosa tanpa ada perbaikan, akan dipatahkan oleh Allah dari keanggotaan Tubuh Kristus. Sebab yang dimaksud Tubuh Kristus adalah kita semua dari berbagai gereja, suku, bangsa, bahasa, aliran yang disatukan oleh darah Kristus. Karena Kristus adalah kudus maka anggota tubuhNya juga harus kudus.
         
Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu, sama seperti Dia yang kudus , yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis ; “ Kuduslah kamu, sebab Aku kudus”. ( 1 Petrus 1 ; 15 – 16 )

          Dahulu dalam Kitab Injil disebutkan bahwa Yesus melakukan banyak mujijat, mengadakan kesembuhan-kesembuhan atas orang-orang sakit. Berbagai macam penyakit yang melanda umat bisa disembuhkanNya. Itu semua adalah nubuatan bagi pekerjaan hamba-hamba Allah diakhir jaman untuk bisa bekerja dahsyat; Untuk bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang melanda tubuh besar yaitu Tubuh Kristus, penyakit-penyakit rohani yang tidak kelihatan mata, namun secara gaib beroperasi ingin menghancurkan kesatuan Tubuh Kristus.

          Dan apabila Tubuh Kristus yang dewasa, sehat, dan cantik sudah terbentuk maka Dia sebagai kepala gereja akan segera datang menjemput tubuhNya, menjemput MempelaiNya     ( Wahyu 19 ; 7 ).

          Saatnya kini perhatian para hamba Tuhan beserta segenap jemaat terarah kepada Tubuh Besar ini. Terarah kepada Tubuh Kristus. Suatu Tubuh Rohani yang besar yang terdiri dari himpunan besar orang banyak dari berbagai bangsa, suku, dan bahasa. Tubuh Besar ini sekarang sedang dipersiapkan Allah . Tubuh Besar ini disebut juga Bait Allah dan disebut pula  Mempelai Wanita Anak Domba Allah. ( Wahyu 19 ; 7 )

          Tubuh Rohani Besar ini sangat didambakan oleh Tuhan Yesus, dan Tuhan menyebutnya sebagai TubuhNya tempat Dia meletakkan kepala ( Matius  8 ; 20 ). Tubuh Kristus  yang sangat didambakanNya ini didalam pembentukkannya menghadapi banyak tantangan. Penyakit-penyakit rohani yang muncul dari dalam sendiri bahkan himpitan-himpitan dari luar senantiasa menteror Tubuh Kristus yang sudah mulai terbentuk.

SALAM PENUAIAN, TUHAN YESUS MEMBERKATI !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar